Minggu, 03 November 2013
cerpen original
Kring-kring…..kring-kring suara pagi yang mengerikan keluar dari alarm jam ku dan itu pertanda aku harus memulai hariku.
Perkenalkan aku adalah Reka anak kelas 9 smp yang gak ganteng dan pemalu.di sini aku baru naik ke kelas 9 dan itu pertanda aku harus serius belajar.pagi hari ini pertama kali aku masuk kelas 9 seperti biasa awal hari ku mulai dengan mandi,sholat dan lain-lain hingga akhirnya siap berontel ke sekolah beruntung di kelas 9 ini ada rolling kelas jadi aku gak harus satu kelas lagi dengan teman-teman lama ku yang kayak zombie,gak asik,dan egois.
Perjalanan ontel pun seperti biasa,sendiri dan membosankan.sesampainya di sekolah langsung aku menuju kelasku,ternyata teman-teman ku sudah banyak yang ku kenal meskipun mereka dulu berbeda kelas dengan ku mangkanya gak sulit buat aku beradabtasi dengan mereka,tapi ada satu teman sekelasku yang benar-benar gak pernah aku lihat selama aku bersekolah di smp aku bertanya-tanya” apa dia murid baru?” tapi dia memakai bet kelas 8 berarti dia sudah lama,tapi aku gak pernah melihat nya sekalipun.
Dia memang cewek yang manis,berkerudung,dan kelihatanya sangat baik.setelah Bel masuk terdengar dan semua sudah masuk dan duduk di bangkunya sendiri-sendiri.aku duduk dengan sobat karibku yang bernama irfan,dan cewek tadi duduk tepat di depanku ingin ku mulai perbincangan denganya tapi rasanya malu banget.berhubung ini hari pertama sekolah jadi gak ada pelajaran hanya masuk dan main bersama teman-teman baru.
Tak terasa waktu istirahat terjadi,berhubung aku males jajan di kantin dan pasti desak-desakan disana jadi lebih enak aku di kelas dan dengarkan lagu”ayo jajan”irfan mengajak ku untuk jajan “males ah kamu ae sendiri aku mau tidur”tolak ku.”yaudah”jawabnya singkat dan langsung tancap gas ke kantin.akhirnya gak ada yang ganggu aku untuk tidur dan dengarkan lagu.tak kusangka juga cewek yang ada di depanku juga nggak ke kantin,tapi yaudah lah aku juga malu buat ajak bicara.
Lagi enak-enak tidur dan hayati lagu tiba-tiba ada yang colek tanganku,ternyata dia “hay namamu siapa?”ajak dia berkenalan.spontan aku langsung melepas head set ku “namaku reka,kamu siapa?” tanyaku balik “aku sof ” jawabnya dengan senyum.saat dia lemparkan senyum rasanya indah banget gak tau kenapa nyaman banget kalau dekat anak ini.
“kok aku gak pernah liat kamu ya? Padahal kamu siswi lama”tanyaku “iya solanya aku jarang keluar kelas dan aku pindahan waktu kelas 8” jelasnya
“owalah” jawab ku singkat.setelah perkenalan kami mulai berbincang dan ternyata dia asik juga di ajak ngobrol dan dia juga suka humor sama sepertiku.awalnya ku memandangnya biasa saja tapi saat aku memandang matanya ada perasaan suka dengannya tapi perasaan itu ku tahan karena aku harus focus belajar.
Semakin sering kami ngobrol bersama,bercanda,ngerjakan tugas bersama perasaan itu semakin tumbuh,tapi kucoba tuk terus tahan dan ku anggap saja dia teman dekatku toh aku juga nggaktau perasaanya juga kepadaku.
Hingga beberapa bulan kemudian aku mengetahui kalau dia berpacaran dengan seseorang dari kelas lain.sungguh rasanya kayak gak semangat lagi,tapi setelah ku fikir toh dia juga bukan siapa-siapa ku juga.
Beberapa hari setelah berita itu hari-hari ku mulai seperti biasanya,,semua sakit di hati ku tutupi dengan canda tawa dengan teman-teman ku.dan aku dengan dia sekarang jarang berkomunikasi sesekali hanya membahas tugas.
Hingga pada suatu malam saat aku lagi enak membaca masuk sebuah pesan singkat,kulihat dan aku tak kenal nomor itu yang isinya”hay Reka,kamu lagi apa? Ini aku sofi” “ wah kok dia sms aku ya” fikirku,tak lama kemudian ku jawab “hay sof aku lagi baca aja” “owalah,aku ganggu kamu ndak?”balasnya lagi “enggak kok bacanya udah dari tadi” ku balas lagi.
Lama kami sms.an ternyata dia hanya cerita kegalauanya saja tentang pacarnya yang jarang kontak denganya.”ternyata aku Cuma jadi tempat curhat aja” fikir ku tapi gak papa ini saja sudah lebih dari cukup.
Kita mulai sering ber pesan singkat hingga dia berkata aku lebih perduli denganya daripada pacarnya sendiri.tapi seperti kertas yang kusut aku tidak terlalu meresponya karena aku sadar kalau dia sudah punya kekasih.
Tak terasa kelas 9 ini sudah mulai berakhir dan Ujian Nasional sudah dilaksanakan aku focus kepada UNAS dan sejenak melupakan kegalauan ku.4 hari penentuan berakhir dan semua murid bias bernafas lega lagi hahah waktunya kenangan-kenangan terakhir pun dimulai foto-foto satu kelas,bermain di sekolah hingga puas.saat itu aku ada di belakang sekolah berkumpul dengan teman satu kelas dan bercanda,di sela-sela candaan tiba-tiba sofi mengajak ku berbicara “hay reka”sapanya “hay juga sof” jawab ku “kita bakalan jauh ya?”tanyanya dan mengeluarkan raut muka sedih”ah nggak kok kita masih bias deket”hibur ku.tiba-tiba air mata keluar dari mata sofi “loh kok nangis jangan nangis kita masih bisa sama-sama kok”hiburku dengan mengusap air matanya yang jatuh ke pipinya.
Tak kusangkah setelah kuusap air matanya tiba-tiba dia mencium pipiku dan aku kagetnya setengah mati “aku suka sama kamu Ka dari pertama kita ketemu” katanya setelah mencium pipiku “tapi kenapa kamu pacaran sama orang lain?”Tanyaku padanya “itu karena dia ungkapin perasaannya kepadaku jadi gak enak kalau aku tolak”jelasnya “wah ternyata aku yang telat hehehe” jawabku dengan sedikit bercanda “sebenernya aku juga suka kamu dari dulu tapi berhubung aku malu di tambah kita udah kelas 9 dan harus focus ke unas jadi aku tunggu hingga selesai Unas tapi aku telat” jeas ku panjang lebar.
Seketika itu dia berhenti mengeluarkan air matanya dan tersenyum.tak tau apa yang ada dalam fikiran ku seketika itu aku pegang tanganya dan menyatakan perasaan ku “kan udah selesai Unas kamu mau gak jadi pacar ku?” “tapi aku mau pindah” katanya.seketika penyesalan datang padaku kenapa aku gak nyatain perasaan ku dari dulu aku nyesel banget.setelah mengatakan sofi mengatakan itu aku langsung tersenyum untuk menyembunyikan tangisku karena penyesaalan.”kamu mau pindah kemana?”tanyaku “aku mau pindah ke Kediri” jawabnya “yaudah gak papa tapi kita jangan sampai putus kontak ya” kataku “iya gak bakal kok kita putus kontak,kamu juga jaga diri ya”katanya “iya kamu juga ya “ sahut ku
Setelah perbincangan itu aku dan sofi gak pernah bertemu tapi kita tak pernah sekalipun putus kontak meskipun jarak kita jauh
END…
Sabtu, 02 November 2013
cerpen
Huffft…..libur panjang pun usai,,yah saat-saat membosankan pun bakal segera dimulai.
Tapi,mungkin hari-hariku yang membosankan bisa berubah jadi hari-hari seru karena
Aku pidah dari sekolah ku yang mengerikan dulu..hahaha
Perkenalkan dulu namaku rendi aku masih duduk di kelas X semester 2,ya aku pidah sekolah begitu cepat karena tuntutan pekerjaan orang tua.
Oke,setelah bangun pagi mandi dan melakukan hal-hal lumrah yang di laksanakan sebelum berangkat sekolah,setelah mencium tangan orang tua aku langsung tancap gas ke sekolah baruku.Saat OTW aku memikirkan bagaimana aku nanti di sekolah?,perasaan malu atau takut yg kurasakan..huft bikin galau aja.
Setibanya di sekolah ku parkirkan kendaraan ku lalu aku masuk gerbang sekolah,tapi ada yang aneh,”kenapa gak ada orangnya ya?”ucap ku.Dan benar saja aku ada di sekolah masih pukul 05.30 wah bener-bener terlalu semangat aku.
Setelah itu aku mulai menelusuri sekolah baruku,,setelah beberapa menit berkeliling aku bertemu sama Pak Bonnya sekolah baru ku,dia sudah tua dan kurus kering.
Tapi saat aku sapa ternyata….”mari pak,,”kataku “iya,murid baru ya bro?” sahutnya
“iya pak”jawab ku lagi “wih tua-tua gaul juga ya” guman ku dalam hati.
Setelah bertemu Pak bon gaul tadi aku berjalan menuju ruang BK untuk mendapat informasi,di tengah perjalanan tak disangka ada cewek yang nabrak aku dari belakang “brrrukk..”sampai buku cewek itu jatuh semua..sebagai cowok aku bantu dia
Merapikan bukunya yang jatuh,tapi saat ku lihat wajahnya yang dihiasi kacamata wah,,dia sungguh bisa mencuri hatiku secepat ini”makasih ya”katanya seraya tersenyum kepadaku”iya” jawabku singkat.Wah ternyata ada cewek yang sungguh imut dan manis di sini “semoga aku satu kelas sama dia”pintaku dalam hati.
Selang tak beberapa lama aku masuk ke ruangan BK,setelah masuk keruang BK dan berbincang-bincang dengan guru BK seraya menunggu Bel masuk.teeeettt,,teeetttt,,,teeeeet,nah bel masuk udah terdengar dan guru BK siap mengantar ku ke kelas baru ku.Setelah berjalan dan hingga akhirnya aku sampai di depan salah satu kelas di sekolah ini.setelah itu aku dan guru BK masuk ke kelas dan mulailah pengenalan diriku”oke,siapa nama mu nak?”Tanya guru yang mengajar”rendi bu”jawab ku dengan sabar”kalau begitu kamu perkenalkan diri mu ke teman-teman kamu dulu”pintanya.Dag dig dung rasanya jantungku dan cenat-cenut hatiku,,”hay teman-teman namaku Rendi,salam kena,,l” ucapku saat perkenalan,skejap ku memperhatikan wajah-wajah calon teman baruku,dan ternyata ada cewek kacamata yang tadi pagi”yess,,aku bias lebih deket sama dia hahaha”kataku senang dalam hati.
Setelah perkenalan di depan kelas aku di persilahkan duduk,dan kulihat bangku kosong di belakang cewek itu,waah hatiku seneng banget sekelas sama dia apalagi duduk di belakangnya.Memang sih aku suka sama dia,tapi aku harus jaga kode etik cowok.aku berlagak cuek dan dingin biar si dia penasaran sama aku hahaha .
Setelah duduk pelajaran pun dimulai,awalnya hanya biasa-biasa saja hingga saat bu guru memerintah kan berkelompok”ayo anak-anak buat kelompok untuk tugas berikutnya buat satu kelompok 2 orang dan bangku yang depan berkelompok dengan bangku yang belakangnya”ternyata aku berkelompok sama si cewek tadi
Wah betapa senang hatiku hahaha.
Setelah itu aku dan dia duduk berhadap-hadapan,tapi aku tetap jaga image sebagai cowok sejati hingga dia mengajaku berkenalan”kenalin namaku Jihan,salam kenal ya ”dengan melemparkan senyum yang sangat manis di hadapanku,”iya,namaku Rendi”kubalas dengan senyum terbaiku juga hehehe.
Setelah aku dan dia melakukan perkenalan singkat kita mulai berbincang-bincang tentang pelajaran yang kita jalani,kadang aku juga menyelingi candaan khasku yang berhasil membuat senyum manisnya keluar dari wajahnya .setelah lama aku dan dia berdiskusi bel istirahat pun berbunyi dan tugas ku dan dia harus di kumpulkan.
Aku tak tau dimana biasanya dia beristirahat,tapi ya sudahlah nanti juga aku bakal ketemu sama dia.istirahat ini aku menuju tempat kesukaanku yaitu perpustakaan,,
Kalau menurutku lebih enak kalau istirahat di perpus daripada di kantin atau sekedar nongkrong.setelah sampai di perpus aku pun langsung menuju ke rak buku yang berisikan novel-novel,ya aku memang suka banget baca novel apalagi novel tentang pelajaran hidup.di sela-sela ku mencari novel yang cocok untuk ku baca ternyata aku bertemu lagi dengan Jihan,dan kebetulan dia juga suka novel.tapi kenapa saat dia melihatku di rak novel malah dia pergi? “apa dia benci ya sama aku?perasaanku aku gak ngapa-ngapain dia tadi” guman ku dalam hati.setelah mengambil novel dan duduk di bangku yang ada di dalam perpustakaan kulihat Jihan baru mengambil novel dan sesekali melihat ke arahku,dan saat ku lihat balik dia mengalihkan pandanganya.ingin ku Tanya kenapa dia begitu,tapi aku cowok dan baru kenal sama dia masa aku kepo,tapi ya sudahlah cuek aja.
Setelah dia mengambil novel dia duduk dan membaca di bangku yanh jauh dariku,aku merasa bersalah dengan berubahnya sikap jihan.tapi aku harus belajar gak kepo,aku cuek aja dan ternyata dia terus memandangku dan saat aku balik memandangnya dia mengalihkan pandanganya dan selalu sala tingkah.
Setelah membaca beberapa lama bel masuk pun berbunyi dan saat masuk kelaspun sifat Jihan masih sama.hingga 2minggu kemudian sifatnya masih terus seperti itu.
Hingga ada salah satu teman ceweknya yang bilang kepadaku kalau Jihan sebenarnya suka sama aku dan dia malu untuk mengakuinya karena dia cewek.setelah mendengar itu semua hatiku serasa berbunga-bunga dan akhitnya aku putuskan berbicara padanya.
“jihan..bisa bicara sebentar gak?”tanyaku padanya”mmm…boleh mmau bicara aapa?”jawabnya dengan tergagap.”kenapa sih sikap kamu berubah ke aku?”tanyaku.”ngg..nggak papa kok Rene emang sifat aku gimana?”tanyanya balik
“ya sekarang kamu kayak jauhin aku padahal aku pengen bisa lebih kenal kamu”jelasku padanya.dengan mimik wajah sedikit kaget dan nggak percaya dia menjawab “i…i..iya deh maaf kalau sifat aku kayak gitu akan aku rubah.
Setelah percakapan singkat itu aku pun jadi semakin dengkat dengan dia.aku mulai sering bercanda bersama,belajar bersama ,bahkan ke kantinpun aku dan Jihan sering bersama.memang sekarang aku dan dia sekarang bersahabat,tapi persaan sayang ini lebih dari sekedar sahabat.
Minggu demi minggu berlalu hingga akhirnya masa-masa kenaikan kelas pun tiba.
Hingga akhirnya hasil kenaikan kelas pun di umumkan,dan akhirnya aku dan Jihan mendapat peringkat yang berdekatan dia peringkat 4 dan aku peringkat 5.wih keren ya….hahaha .masa-masa liburan pun aku masih bermain bersama Jihan,hingga pada suatu hari aku putuskan menyatakan persaan ku kepadanya.saat itu ku ajak dia ke taman maksud hati ingin memberikan surprise kepadanya.
Tiba dimana saat aku bertemu Jihan,tak kusangka senerves ini kalau nembak cewek.
Saat itu aku pura-pura tidak ada apa-apa hingga akhirnya dia bertanya
“ngapain Ren kita kesini?” “ah gak papa Cuma pengen liat bintang bareng kamu”jawab ku dengan sedikit ngegombal..”ouwwh,,,”jawabnya dengan tersenyum malu..”kamu tau gak kalau aku suka dari dulu sama kamu?”jelasku spontan padanya”hah…iya ta? aku baru tau loh..”jawabnya dengan senyum-senyum”iya dan hari ini rencananya aku mau nembak kamu,boleh gak kalau aku jadi pacar kamu?”langsung aku keluarkan jurus jitu ku hahaha..”heem…gak boleh sih” jawabnya“JLEB….seketika rasanya hatku di makan kadal.sesaat dia melontarkan kata-kata itu keadaan seketika hening.Tapi”gak boleh jadi sekedar temen maksudku hehehe…”katanya dengan senyum yang lebar.rasanya kayak terbang di langit ke 7 hahaha.”beneran?”tanyaku pastikan lagi”iya..kamu boleh kok jadi pacar aku”jawab nya lagi dengan senyuman manis.dan akhirnya pun kita pacaran
TAMAT…
Nah itu lah cerita cintaku…
Langganan:
Postingan (Atom)